Kalau kamu cari alternatif Midtrans dan Xendit khusus untuk terima QRIS, jawaban singkat kami: DOKU dan Duitku adalah pengganti paling mirip dengan biaya QRIS 0,7%, iPaymu cocok kalau ingin payment link tanpa coding, dan TemanQRIS paling hemat kalau kamu hanya butuh QRIS dan ingin dana langsung masuk ke rekening sendiri. Tapi kalau kamu butuh banyak metode pembayaran dan rekonsiliasi otomatis penuh, Midtrans dan Xendit masih pilihan yang kuat.
Ringkasan alternatif Midtrans dan Xendit untuk QRIS
| Penyedia | Biaya QRIS (halaman harga resmi) | Biaya tetap lain | Ke mana dana masuk | Paling cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Midtrans | 0,7% per transaksi, sudah termasuk PPN | Tanpa biaya setup dan langganan | Saldo Midtrans, lalu ke rekening | Toko yang butuh banyak metode pembayaran dan plugin siap pakai |
| Xendit | 0,7% (termasuk PPN) untuk transaksi di atas Rp100.000 | Biaya pemrosesan Rp4.000 per transaksi, belum PPN | Saldo Xendit, settlement QRIS T+2 hari kalender | Bisnis yang beroperasi di beberapa negara Asia Tenggara |
| DOKU | 0,7%, dan 0% untuk transaksi Rp0 sampai Rp100.000 (biaya DOKU bisa berlaku) | Tanpa biaya setup dan bulanan, harga belum PPN | Saldo DOKU, lalu ke rekening | Pengganti langsung Midtrans dengan struktur biaya serupa |
| Duitku | 0,7% per transaksi | Tidak ada biaya bulanan yang tercantum | Saldo Duitku, lalu ke rekening | Toko yang juga butuh virtual account murah |
| iPaymu | QRIS dinamis 0,5% (sampai Rp100.000) dan 0,7% (di atasnya) dengan settlement H+2 | Tanpa biaya aktivasi dan bulanan, settlement H+0 kena tambahan 1,8% | Saldo iPaymu, lalu ke rekening | UMKM yang ingin payment link tanpa coding |
| TemanQRIS | Tidak ada potongan per transaksi dari TemanQRIS di mode reguler, MDR mengikuti bank kamu | Free Rp 0 atau Premium Rp 9.000 per bulan | Langsung ke rekening QRIS kamu sendiri (mode reguler) | Toko yang hanya butuh QRIS dan ingin dana langsung masuk rekening sendiri |
Kenapa banyak yang mencari alternatif Midtrans dan Xendit
Midtrans dan Xendit adalah dua nama besar dengan produk yang matang. Alasan orang mencari alternatif biasanya bukan karena keduanya jelek, tapi karena kebutuhannya tidak pas:
- Cuma butuh QRIS. Banyak toko kecil tidak perlu kartu kredit, paylater, atau gerai minimarket. Mereka ingin QRIS dengan nominal otomatis dan status yang bisa dicek.
- Tiket transaksi kecil. Biaya tetap per transaksi terasa berat untuk pesanan Rp30.000 sampai Rp50.000.
- Ingin dana langsung ke rekening sendiri. Di payment gateway agregator, uang biasanya mampir di saldo penyedia dulu, lalu dicairkan sesuai jadwal settlement.
- Proses pendaftaran. Payment gateway berizin wajib memverifikasi bisnis. Itu wajar dan melindungi semua pihak, tapi untuk usaha perorangan yang baru mulai, prosesnya kadang terasa panjang.
Simulasi biaya: transaksi Rp50.000 dan Rp250.000
Angka di bawah dihitung dari tarif yang tercantum di halaman harga resmi, sebelum pajak kecuali disebut sudah termasuk PPN. Ini gambaran kasar, bukan penawaran.
| Penyedia | Transaksi Rp50.000 | Transaksi Rp250.000 |
|---|---|---|
| Midtrans | Rp350 bila tarif 0,7% berlaku (tanyakan apakah MDR 0% BI untuk transaksi sampai Rp100.000 sudah diterapkan di akun kamu) | Rp1.750 |
| Xendit | Rp4.000 biaya pemrosesan | Rp1.750 + Rp4.000 = Rp5.750 |
| DOKU | Rp0 biaya QRIS (biaya DOKU bisa berlaku) | Rp1.750 |
| Duitku | Rp350 bila tarif 0,7% berlaku | Rp1.750 |
| iPaymu (H+2) | Rp250 | Rp1.750 |
| TemanQRIS mode reguler | Rp0 (MDR BI 0% sampai Rp100.000) | Rp0 kalau QRIS kamu terdaftar usaha mikro, Rp1.750 kalau usaha kecil ke atas |
Pola yang terlihat: untuk transaksi besar, hampir semua penyedia berakhir di 0,7%. Pembedanya ada di biaya tetap dan di kategori merchant. Biaya tetap Rp4.000 itu sekitar 8% dari transaksi Rp50.000, jadi sangat terasa di tiket kecil. Untuk detail aturan MDR terbaru, baca panduan MDR QRIS untuk UMKM.
Midtrans: tetap pilihan aman kalau butuh banyak metode
Midtrans bagian dari grup Gojek (GoTo) dan menawarkan sekitar 25 metode pembayaran, dari QRIS, GoPay, virtual account, kartu, sampai paylater. Di halaman harganya, QRIS tercantum 0,7% per transaksi (sudah termasuk PPN), virtual account Rp4.000, dan tidak ada biaya setup maupun langganan.
- Kelebihan: metode pembayaran lengkap, plugin untuk platform toko populer, dokumentasi matang, dan integrasi GoPay yang kuat.
- Kekurangan: untuk toko yang hanya butuh QRIS, kamu membayar per transaksi untuk ekosistem yang tidak kamu pakai. Pendaftaran butuh verifikasi bisnis.
Xendit: kuat untuk lintas negara, mahal untuk tiket kecil
Xendit memakai model biaya metode pembayaran ditambah biaya pemrosesan tetap. Untuk QRIS Indonesia, halaman harganya mencantumkan 0,7% (termasuk PPN, untuk transaksi di atas Rp100.000) ditambah biaya pemrosesan Xendit Rp4.000 per transaksi yang belum termasuk pajak. QRIS lewat Xendit menerima nominal Rp1 sampai Rp10.000.000, settlement T+2 hari kalender, dan mendukung refund sebagian dalam 7 hari.
- Kelebihan: satu API untuk beberapa negara, fitur refund QRIS, dan produk pendukung seperti payout.
- Kekurangan: biaya pemrosesan Rp4.000 berlaku di semua metode pembayaran Indonesia. Virtual account misalnya jadi Rp9.000 + Rp4.000 per transaksi.
DOKU: struktur paling mirip Midtrans
DOKU termasuk pemain lama di Indonesia. Halaman harganya menyebut tanpa biaya setup dan tanpa biaya bulanan. QRIS 0,7%, dengan catatan 0% untuk transaksi Rp0 sampai Rp100.000 meski biaya DOKU bisa tetap berlaku. Kartu 2,80% + Rp2.000, virtual account BCA Rp4.000, dan semua harga belum termasuk PPN.
- Kelebihan: pilihan metode lengkap, ada simulator biaya di situsnya, dan secara tertulis sudah mencerminkan aturan MDR 0% untuk nominal kecil.
- Kekurangan: frasa "biaya DOKU bisa berlaku" untuk transaksi kecil perlu kamu tanyakan angkanya sebelum tanda tangan.
Duitku: menarik kalau juga butuh virtual account
Di halaman harga Duitku, QRIS tercantum 0,7% per transaksi. Yang menonjol justru virtual account: mulai Rp1.500 untuk bank tertentu, Rp3.000 untuk sebagian besar bank, Rp4.000 untuk Mandiri, dan Rp5.000 untuk BCA. E-wallet OVO, DANA, dan LinkAja 1,67%.
- Kelebihan: biaya virtual account termasuk yang paling rendah di daftar ini, API dan sandbox tersedia.
- Kekurangan: untuk QRIS saja, tidak ada keunggulan harga yang berarti dibanding penyedia lain.
iPaymu: payment link tanpa coding, harga QRIS bertingkat
iPaymu menyebut tanpa biaya aktivasi dan tanpa biaya bulanan. Untuk QRIS dinamis, tarifnya bertingkat: 0,5% untuk transaksi sampai Rp100.000 dan 0,7% di atasnya, dengan settlement H+2. Kalau ingin dana cair di hari yang sama (H+0), ada tambahan 1,8%. Untuk QRIS statis offline, tarifnya 0% sampai 0,3% dengan settlement H+2. iPaymu juga punya payment link yang bisa dipakai tanpa login dan fitur escrow.
- Kelebihan: ramah untuk yang tidak bisa coding, banyak fitur bisnis (split payment, langganan, COD).
- Kekurangan: settlement instan cukup mahal, dan tarif 0,5% untuk transaksi kecil lebih tinggi dari MDR 0% yang ditetapkan BI untuk nominal tersebut.
TemanQRIS: kalau yang kamu butuhkan memang hanya QRIS
TemanQRIS bekerja dengan cara yang berbeda dari payment gateway agregator. Di mode reguler, kamu memakai QRIS statis milik sendiri dari bank atau e-wallet, lalu TemanQRIS mengubahnya menjadi QRIS dinamis per pesanan, lengkap dengan link pembayaran, API, widget, dan webhook bertanda tangan HMAC. Uang pembeli masuk langsung ke rekening QRIS kamu, dan TemanQRIS tidak memotong persentase per transaksi. Biayanya paket: Free Rp 0 (50 request per hari, 1 QRIS merchant) atau Premium Rp 9.000 per bulan (1.000 request per hari).
- Kelebihan: biaya sangat rendah untuk toko yang hanya butuh QRIS, dana tidak mampir di saldo pihak ketiga, dan MDR mengikuti kategori merchant kamu sendiri. API-nya sederhana, contohnya ada di panduan integrasi API QRIS dengan Node.js dan PHP.
- Kekurangan: hanya QRIS, tanpa virtual account, kartu, atau paylater. Di mode reguler, konfirmasi lunas tetap dilakukan merchant setelah cek mutasi, karena TemanQRIS tidak melihat rekening kamu. Tidak ada refund lewat API; pengembalian dana dilakukan dari rekening kamu sendiri.
Kalau butuh konfirmasi otomatis, ada mode Automatic Payment Gateway: wajib KYC, nominal dasar maksimal Rp1.000.000, ada kode unik 0 sampai 999 rupiah yang tidak dikembalikan, biaya layanan gateway yang dipotong dari saldo (0,8% untuk semua nominal), dana masuk ke wallet TemanQRIS dan bisa ditarik mulai H+1, lalu penarikan dikenai biaya (biaya penarikan yang berlaku saat ini ada di FAQ). Untuk volume besar dengan nominal tinggi, hitung ulang apakah mode ini masih lebih murah dibanding penyedia lain.
Yang sering terlupa saat pindah dari Midtrans atau Xendit
Pindah payment gateway bukan cuma ganti API key. Dari pengalaman kami membantu merchant, ini bagian yang paling sering bikin repot:
- Format webhook berbeda. Nama event, struktur payload, dan cara verifikasi tanda tangan tidak sama antarpenyedia. Siapkan handler baru, jangan menambal handler lama dengan banyak percabangan.
- Jadwal dana masuk. Di agregator, dana melewati saldo penyedia dan cair sesuai jadwal settlement. Kalau pindah ke model dana langsung ke rekening, laporan kas harian kamu ikut berubah.
- Refund. Cek apakah penyedia baru punya refund lewat API. Kalau tidak, siapkan prosedur pengembalian manual yang jelas untuk tim CS.
- Metode pembayaran yang hilang. Kalau 10% pembeli kamu masih bayar lewat VA atau kartu, jangan matikan penyedia lama. Banyak toko memakai dua penyedia sekaligus: QRIS di satu tempat, metode lain di tempat lain.
- Uji paralel. Jalankan penyedia baru untuk sebagian pesanan dulu selama satu atau dua minggu, bandingkan angka di laporan, baru pindahkan semuanya.
Kalau penyedia barunya TemanQRIS, detail event dan retry kami jelaskan di panduan webhook pembayaran QRIS.
Cara memilih alternatif yang tepat
- Butuh banyak metode pembayaran dan rekonsiliasi otomatis penuh: tetap di Midtrans, atau pindah ke DOKU kalau mau struktur biaya serupa. Xendit kalau ekspansi ke negara lain sudah di depan mata.
- Butuh virtual account murah: lihat Duitku.
- Tidak bisa coding dan ingin payment link plus banyak fitur: iPaymu.
- Hanya QRIS, transaksi kecil sampai menengah, ingin dana langsung masuk rekening sendiri: TemanQRIS. Kalau belum yakin perbedaan QRIS statis dan dinamis, mulai dari panduan QRIS dinamis.
Satu saran terakhir: hitung dengan data transaksi kamu tiga bulan terakhir, bukan dengan contoh di artikel. Jumlah transaksi kecil dan besar kamu yang menentukan penyedia mana yang paling hemat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa alternatif Midtrans yang biayanya mirip?
DOKU dan Duitku sama-sama mencantumkan biaya QRIS 0,7% tanpa biaya bulanan. DOKU juga menulis 0% untuk transaksi sampai Rp100.000, meski biaya DOKU bisa tetap berlaku.
Kenapa Xendit terasa mahal untuk transaksi kecil?
Xendit menambahkan biaya pemrosesan Rp4.000 per transaksi di atas biaya metode pembayaran. Untuk transaksi Rp50.000, angka itu sekitar 8% dari nilai transaksi.
Apakah TemanQRIS bisa menggantikan Midtrans atau Xendit sepenuhnya?
Hanya kalau kamu cukup dengan QRIS. TemanQRIS tidak menyediakan virtual account, kartu, atau paylater, dan di mode reguler konfirmasi lunas tetap dilakukan merchant setelah cek mutasi.
Payment gateway QRIS mana yang paling murah?
Tergantung nilai transaksi kamu. Untuk transaksi besar hampir semua penyedia berakhir di 0,7%, jadi pembedanya adalah biaya tetap per transaksi, biaya penarikan, dan kategori merchant kamu.